Sulfur Dioxide (SO2)

Written by Beti Adini Wulandari 0 komentar Posted in:


            Belerang dioksida merupakan gas berbau yang sangat menyengat. Gas ini dapat bereaksi dengan oksigen, amoniak, dan dengan uap air membentuk embun asam sulfat. Sumber belerang dioksida terbesar berasal dari letusan gunung berapi dan oksidasi gas H2S. Selain itu, juga berasal dari proses pembakaran bahan bakar pada kendaraan, proses pembakaran minyak bumi dan batubara. Pada letusan gunung Merapi lebih banyak  mengandung belerang dioksida daripada gunung Bromo karena letak gunung Bromo yang jauh lebih tinggi dimana jumlah oksigen semakin  sedikit sehingga gas SO2 yang terbentuk tidak sepekat gunung Merapi.

            


Gb.1. Gunung Merapi

     




Gb.2. Gunung Bromo   



                                



Beberapa akibat adanya gas SO2 ini yaitu :
1. Menyebabkan iritasi pada mata dan khususnya saluran pernapasan.
Reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh jika menghirup gas SO2 :
            SO2 + H2O àH2SO4
     Dari reaksi tersebut, akan dihasilkan asam sulfat dan berlanjut dengan jaringan tubuh lainnya yang akan menyebabkan dehidrasi. Bila tenggorakan dalam keadaan lembab, maka SO2 tidak akan sampai paru-paru. Namun, jika banyak terhirup tentu akan menerobos hingga paru-paru khususnya alveolus dan akan menyebabkan ISPA  bahkan kematian. Tubuh kita memiliki pertahanan diri, misalnya di hidung dan tenggorokan terdapat gerakan peristaltik dan terdapat lendir yang bersifat basa yang akan mengeluarkan benda asing seperti gas SO2 berupa dahak.
2. Menyebabkan korosi pada logam dan bahan bangunan
3. menyebabkan daun tanaman mengalami klorosis

            Gas SO2 juga memiliki manfaat dalam bidang pertanian. Berikut reaksi oksidasi H2S :
            2H2S + 3 O2 à 2 SO2 + 2 H2O
Gas H2S diperoleh dari bakteri anaerob yang membusuk. Dalam pertanian, gas SO2 yang terbentuk akan bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat. Reaksi ini sama dengan yang terjadi dalam tubuh. Jika terdapat ion kalium K+, maka akan terbentuk kalium sulfat yang merupakan pupuk yang baik bagi tanaman.
            K+  +  SO42-  à K2SO4
Sebelum menanam biasanya para petani membajak tanah, tahukan Anda kenapa petani melakukan itu dilihat dari segi kimianya? Selain untuk menggemburkan tanah, juga agar ada oksigen yang masuk melalui rongga-rongga tanah dan menghasilkan SO2 yang bermanfaat sebagai pupuk alami. SO2 juga dapat bereaksi dengan amoniak membentuk amoniak sulfat yang juga merupakan pupuk yang baik.
            NH4+  +  SO42à (NH4)2SO4



(029)

0 komentar:

Poskan Komentar